RESPON INFO, PANGKEP — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangkep terus meningkatkan pengawasan di sepanjang jalur nasional yang melintasi Kabupaten Pangkep. Upaya ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang dipicu kendaraan besar yang parkir sembarangan di badan jalan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pangkep, Ipda H. Akhmad Abrar Azis, S.H., mengatakan pihaknya telah menerapkan patroli rutin pada sejumlah jam rawan setiap harinya guna memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

“Patroli kami lakukan setelah Zuhur, kemudian malam setelah Isya sampai sekitar pukul 23.00 Wita. Dini hari, mulai pukul 03.00 Wita sampai menjelang Subuh, kami juga turun melakukan pengawasan,” ujar Abrar saat ditemui di Pangkep, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, patroli siang difokuskan pada jam-jam padat aktivitas masyarakat, seperti waktu pulang sekolah dan jam kerja. Sementara patroli malam hingga dini hari lebih difokuskan pada kawasan rumah makan dan titik-titik yang kerap menjadi lokasi singgah kendaraan angkutan barang.

“Tujuan utama kami adalah menertibkan kendaraan yang memakan badan jalan. Karena saat malam, banyak sopir singgah makan atau istirahat di lokasi yang area parkirnya tidak memadai,” ungkapnya.

Abrar menjelaskan, patroli dilakukan di sepanjang jalur nasional mulai dari kawasan Kalibone hingga perbatasan Mandalle. Ia menegaskan bahwa penertiban kendaraan yang parkir di badan jalan menjadi salah satu prioritas sesuai arahan pimpinan.

“Sejak saya dilantik pada 1 Mei 2026, arahan Kapolres Pangkep untuk memaksimalkan pelayanan di jalan menjadi prioritas utama. Instruksinya jelas, tidak boleh ada kendaraan yang parkir di badan jalan,” tegasnya.

Meski demikian, Satlantas tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada para pengemudi, terutama sopir truk yang sedang beristirahat dalam perjalanan.

“Kami jaga perasaan sopir. Tidak mungkin kami suruh pergi saat mereka sedang makan. Namun kami ingatkan agar tidak terlalu lama dan wajib memastikan ada tanda pengaman, seperti segitiga pengaman atau traffic cone,” jelas Abrar.

Selain persoalan parkir kendaraan, Satlantas Polres Pangkep juga memetakan sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan. Salah satunya adalah kondisi jalan berlubang yang masih ditemukan di beberapa ruas jalan nasional.

Abrar menyebut terdapat lebih dari 20 titik jalan berlubang yang tersebar mulai dari wilayah Labakkang hingga Mandalle. Selain itu, minimnya penerangan jalan umum (PJU), khususnya di kawasan Maccini, juga menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan pada malam hari.

Meski begitu, pihaknya mengapresiasi langkah perbaikan yang mulai dilakukan di sejumlah titik, seperti di kawasan depan Islamic Center dan wilayah Labakkang.

Menutup keterangannya, Abrar mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak mengambil risiko saat berkendara.

“Kami imbau masyarakat lebih sabar di jalan. Jangan memaksakan menyalip kalau memang tidak aman. Keselamatan harus menjadi yang utama,” pungkasnya.