Respon Info.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebuah mobil Honda Brio yang ditumpangi lima orang sekeluarga tertimpa dump truck, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, Rabu (4/2/2026) malam.

Korban meninggal dunia diketahui seorang pria berinisial MA (35) bersama dua anaknya, masing-masing NA (7) dan PS (5). Sementara istri korban berinisial M (30) dan seorang anak balita selamat dari peristiwa nahas tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pangkep, Ipda Fadhlan Habib Harahap, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.52 Wita di depan Puskesmas Mandalle, Desa Tamarupa, Kecamatan Mandalle.

“Kecelakaan melibatkan dump truck dan minibus Honda Brio. Tiga orang meninggal dunia,” ujar Fadhlan, Rabu (4/2).

Menurutnya, dump truck melaju dari arah Barru menuju Pangkep dan berjalan beriringan dengan mobil Honda Brio yang dikemudikan korban MA. Di dalam mobil tersebut terdapat lima orang, yakni suami, istri, dan tiga anak.

“Yang di dalam Honda Brio itu satu keluarga, suami-istri dan tiga anak,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan terjadi saat sopir dump truck diduga berusaha menghindari mobil Honda Brio yang berada di sampingnya. Truk kemudian membanting setir ke kanan, naik ke median jalan, dan kehilangan kendali hingga akhirnya terguling dan menimpa mobil Honda Brio di sisi kiri.

“Dump truck diduga menghindari mobil Brio, naik ke median jalan, lalu oleng dan menimpa mobil Brio,” ungkap Fadhlan.

Akibat kejadian tersebut, MA bersama dua anaknya meninggal dunia di lokasi kejadian dan sempat dilarikan ke puskesmas. Sementara istri korban dan seorang anaknya selamat dan kini berada di rumah warga.

“Total korban di mobil Brio ada lima orang. Tiga meninggal dunia, dua selamat,” paparnya.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara sopir dump truck dilaporkan langsung mengamankan diri ke kantor polisi setelah kejadian.

“Sopir truk mengamankan diri ke Polsek,” pungkas Fadhlan.