responcom.id- Bentuk kepedulian nyata terhadap korban bencana gempa bumi ditunjukkan oleh PT Semen Tonasa. Perusahaan ini menyalurkan bantuan logistik senilai Rp20 juta sekaligus menggelar program trauma healing bagi para pengungsi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

​Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di posko pengungsian Kampung Londar, Desa Sarae Naru, Kecamatan Mancang Pacar, Kamis (20/8/2026). Bantuan logistik hasil kolaborasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Semen Tonasa dan TJSL SIG ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, meliputi beras, mi instan, telur, dan biskuit.

“Hubungan yang kami bangun dengan masyarakat di wilayah ini bukan hanya dalam konteks bisnis. Kami berharap bantuan logistik ini dapat sedikit meringankan beban para pengungsi di Kampung Londar,” ujar Mursham.

Lebih dari sekadar bantuan materi, PT Semen Tonasa juga menaruh perhatian besar pada dampak psikologis pascabencana, terutama yang dialami oleh anak-anak. Guncangan gempa dan suasana di tenda pengungsian kerap menimbulkan rasa trauma mendalam yang rentan luput dari perhatian.

​Oleh karena itu, tim di lapangan secara khusus memberikan pendampingan psikososial atau trauma healing.

​“Bagi kami, kepedulian juga diwujudkan melalui kehadiran langsung. Khusus bagi anak-anak, kami ingin memberikan ruang untuk kembali bermain, belajar, dan tersenyum melalui kegiatan trauma healing ini agar mereka bisa merasakan suasana yang lebih ceria,” tambahnya.

Melalui langkah konkret ini, PT Semen Tonasa berharap masyarakat yang terdampak gempa di Manggarai Barat dapat segera bangkit, pulih secara moril maupun materil, dan kembali menjalankan aktivitas normalnya.