Gowa,responcom.id – Bupati Gowa Hj. Sitti Husniah Talenrang menonaktifkan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa. Kebijakan tersebut menjadi sinyal adanya penyegaran besar-besaran dalam jajaran birokrasi Pemkab Gowa.
Tiga pejabat yang dinonaktifkan masing-masing Sekda Gowa Andy Aziz Peter, Kepala BKPSDM Gowa Indra Said, serta Inspektur Inspektorat Gowa Syahrul Syahrir.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang membenarkan penonaktifan ketiga pejabat tersebut saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jumat (21/8/2026) malam.
“Sudah ada tiga pejabat yang sementara saya nonaktifkan. Sekda, Kepala BKPSDM dan Inspektorat,” ungkap Husniah Talenrang.
Husniah mengatakan penonaktifan ketiga pejabat tersebut berkaitan dengan adanya indikasi pelanggaran berat aparatur sipil negara (ASN).
Sebagai bupati sekaligus pejabat pembina kepegawaian, Husniah menegaskan dirinya memiliki kewenangan dalam melakukan mutasi maupun penonaktifan pejabat sesuai ketentuan yang berlaku.
“Selaku bupati dan pembina kepegawaian, saya punya kewenangan melakukan mutasi. Dan penonaktifan ini sesuai aturan,” tegasnya.
Ia menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari upaya melakukan penyegaran agar roda pemerintahan Kabupaten Gowa dapat berjalan normal dan pelayanan publik kepada masyarakat tetap terjaga.
Namun, proses penonaktifan tersebut disebut tidak berhenti pada tiga pejabat tersebut.
“Saya pastikan melakukan penyegaran secara menyeluruh. Setelah tiga ini, menyusul lagi yang lainnya,”ujarnya
Selain menonaktifkan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, Bupati Gowa juga mulai mengisi sejumlah jabatan eselon II yang masih lowong.
Salah satunya jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Gowa.
Husniah menunjuk Aryanto Abbas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gowa.
Aryanto Abbas membenarkan penunjukan tersebut. Ia mengatakan telah menerima surat keputusan (SK) sebagai Plt Kadis PUPR Gowa sejak 18 Agustus 2026.
“Iye saya diberi amanah oleh Ibu Bupati sebagai Plt Kadis PUPR Gowa, per tanggal 18 Agustus 2026,” kata Aryanto yang akrab disapa Anto.
Aryanto diketahui merupakan putra mantan Wakil Bupati Gowa, H. Abbas Alauddin. Selain menjabat di pemerintahan, Anto juga dikenal sebagai Sekretaris Askab PSSI Kabupaten Gowa.
Penonaktifan tiga pejabat tinggi pratama serta pengisian jabatan strategis tersebut menjadi bagian dari langkah Bupati Gowa dalam melakukan penataan dan penyegaran birokrasi di lingkungan Pemkab Gowa.

Tinggalkan Balasan