​PANGKEP, RESPONCOM.ID – Satu unit rumah panggung di Desa Kabba, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (8/8/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp400 juta.

​Rumah milik pasangan suami istri Hamzah (45) dan Sari tersebut diketahui terbakar saat dalam keadaan kosong. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan Kabupaten Pangkep, Hapiluddin, menyebutkan bahwa keluarga pemilik rumah sedang pergi menghadiri acara adat setempat.

​“Pemilik rumah sedang bepergian membawa uang pengantin bersama keluarga,” ujar Hapiluddin melalui keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

​Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, yakni Komar (52) dan Mursida (49), api diduga pertama kali muncul dari bagian belakang lantai dua rumah. Material bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat merambat.

​”Api dengan cepat membesar karena banyaknya material yang mudah terbakar,” tambah Hapiluddin.

​Merespons laporan warga, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep segera mengerahkan lima unit armada ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 11.30 Wita dan langsung berjibaku menjinakkan api. Si jago merah akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.20 Wita.

​Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah mengalami rusak parah dan sejumlah surat berharga milik penghuni dilaporkan ikut hangus. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, meski penyebab pastinya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

​Berkaca dari peristiwa ini, Hapiluddin mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.

​Ia mengingatkan warga agar selalu memastikan seluruh peralatan listrik dan sumber panas telah dimatikan atau dicabut. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk rutin melakukan pemeriksaan instalasi kabel secara berkala demi meminimalkan risiko korsleting yang dapat memicu bencana.