PANGKEP, ResponInfo.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pangkep melayangkan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sulawesi Selatan.

Sikap tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi yang diterima ResponInfo.com, Minggu (28/6/2026). PC PMII Pangkep menilai kepemimpinan PKC PMII Sulsel saat ini mengalami krisis kepemimpinan dan perlu dievaluasi sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.

Dalam pernyataannya Ahmad Ma’ruf Ketua Cabang PMII menyebut mosi tidak percaya tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan organisatoris untuk menjaga marwah organisasi serta menegakkan konstitusi PMII.

Menurut Ahmad Ma’ruf , kondisi kepemimpinan PKC PMII Sulawesi Selatan dinilai tidak berjalan optimal dan berdampak terhadap pelaksanaan roda organisasi, koordinasi antar-cabang, serta pelaksanaan agenda-agenda strategis organisasi di tingkat provinsi.

“Berdasarkan evaluasi yang kami lakukan, terdapat dugaan ketidakaktifan dalam menjalankan fungsi kepemimpinan organisasi selama beberapa bulan terakhir, sehingga berdampak pada lemahnya konsolidasi dan jalannya program organisasi,” demikian isi pernyataan PC PMII Pangkep.

PC PMII Pangkep juga mengacu pada Peraturan Organisasi PMII tentang Tata Cara Pengisian Lowongan Jabatan Antar Waktu, khususnya Pasal 3 ayat (1) huruf b yang mengatur pemberhentian personalia kepengurusan apabila tidak aktif selama enam bulan berturut-turut.

Selain itu, mereka menilai kondisi tersebut perlu dievaluasi berdasarkan ketentuan Pasal 3 ayat (2) yang mengatur indikator ketidakaktifan pengurus, termasuk tidak menjalankan tugas organisasi dan tidak menggerakkan aktivitas kepengurusan secara efektif.

Atas dasar itu, PC PMII Pangkep mendesak Badan Pengurus Harian (BPH) PKC PMII Sulawesi Selatan untuk segera melaksanakan rapat pleno guna mengevaluasi kondisi kepengurusan dan mengambil langkah-langkah organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Mereka juga meminta agar PKC PMII Sulsel segera mempersiapkan pelaksanaan Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) sebagai forum konstitusional tertinggi di tingkat koordinator cabang.

Menurut PC PMII Pangkep, Konkoorcab merupakan forum penting untuk melakukan evaluasi kepemimpinan sekaligus menentukan arah organisasi secara demokratis sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMII.

“Mosi tidak percaya ini bukan bentuk kebencian terhadap individu tertentu, melainkan sikap organisasi yang lahir dari komitmen menjaga marwah PMII, menegakkan supremasi konstitusi, dan memastikan setiap pemegang amanah menjalankan tugasnya sesuai aturan organisasi,” lanjut pernyataan tersebut.

PC PMII Pangkep juga mengajak seluruh kader PMII di Sulawesi Selatan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan AD/ART dan Peraturan Organisasi PMII demi terciptanya kepemimpinan yang aktif, bertanggung jawab, dan dekat dengan kader.