MAKASSAR, ResponInfo.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus memacu pelaksanaan program Multi Years Project (MYP) pada sejumlah ruas jalan strategis di berbagai daerah. Langkah ini dibiayai melalui APBD guna meningkatkan kualitas infrastruktur dan kelancaran mobilitas ekonomi masyarakat antardaerah.

​Sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi urat nadi distribusi barang dan jasa kini mulai ditangani. Pekerjaan di lapangan mencakup pengaspalan, pembangunan drainase, hingga penguatan badan jalan di titik-titik rawan kerusakan.

Berdasarkan laporan progres terbaru, penanganan jalan saat ini difokuskan pada tiga paket utama yang tersebar di beberapa kabupaten:

– Paket 3 (Fokus Pengaspalan): Dilakukan di ruas Batas Kabupaten Enrekang–Anabanua–Dongi–Tanrutedong. Penanganan berupa penghamparan lapis antara aspal beton (Asphalt Concrete-Binder Course/AC-BC) pada STA 15+150 di sisi kiri dan kanan jalan.

– Paket 4 (Penguatan Struktur & Preservasi): Difokuskan di ruas Anabanua–Makale–Batas Sidrap dengan membangun talud bahu jalan untuk mengurangi risiko kerusakan. Selain itu, preservasi jalan juga dikerjakan di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung agar kondisi jalan tetap mantap.

– Paket 5 (Fokus Wilayah Bone): Mencakup pembangunan dinding penahan tanah (DPT) di ruas Ujung Lamuru–Palattae (STA 9+630) untuk mitigasi longsor. Pembangunan drainase juga dikebut di ruas Palattae–Bojo (STA 0+425), serta pengaspalan (AC-BC) di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae pada STA 17+550.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menegaskan bahwa percepatan proyek ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya distribusi hasil pertanian dan perdagangan.

​”Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Rosyadi.

​Ia menambahkan, Pemprov Sulsel tidak hanya mengejar target penyelesaian jadwal, tetapi juga mengetatkan pengawasan di lapangan agar kualitas bangunan dipastikan sesuai dengan spesifikasi teknis.

Dengan rampungnya proyek strategis MYP ini, masyarakat Sulawesi Selatan diharapkan dapat segera menikmati akses jalan yang lebih aman, cepat, dan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi di daerah masing-masing.