PANGKEP, ResponInfo.com– Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep resmi menerjunkan 315 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Pelepasan petugas pendataan aktivitas usaha tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Senin (15/6/2026), sebagai langkah strategis memetakan potensi ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menekankan bahwa data yang dikumpulkan petugas nantinya menjadi pondasi utama dalam menyusun program pembangunan daerah yang tepat sasaran.

“Saya harapkan data yang dikumpulkan benar dan akurat. Data inilah yang nantinya menjadi dasar dalam menyusun program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Yusran.

Kepala BPS Kabupaten Pangkep, Ayub Parlin Ampulembang, merinci bahwa 315 petugas yang diterjunkan terdiri dari 274 Petugas Pendata Lapangan (PPL), 41 petugas pengawas, dan dua petugas organik BPS untuk sektor usaha besar.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Sensus Ekonomi 2026 kini menggunakan pendekatan digital. Seluruh proses pendataan dilakukan via aplikasi *smartphone* yang memungkinkan pemantauan *real-time* setiap hari.

Target Sensus:

– Sekitar 45.000 usaha kecil.

– 300 usaha menengah.

– 70 usaha besar yang tersebar di 13 kecamatan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Pendataan akan berlangsung selama lebih dari dua bulan, mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Ayub mengajak seluruh pelaku usaha di Pangkep untuk kooperatif saat petugas datang.

“Berikan informasi yang lengkap, benar, dan sesuai kondisi sebenarnya. Hal ini sangat penting agar data yang dihasilkan mampu menggambarkan potret ekonomi Kabupaten Pangkep secara akurat,” pungkasnya.