Respon Info.Com – Anggota DPD RI, Laode Umar Bonte, melontarkan kritik keras terhadap pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kritik tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada 27 Februari 2026.
Dalam video tersebut, ia menyoroti dugaan praktik mark-up dan kualitas menu MBG yang dinilai tidak layak. Menurutnya, program yang sejatinya mulia untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah justru tercoreng oleh pengelolaan yang tidak profesional.
“Sebenarnya yang paling jahat dalam MBG ini adalah pelaku penyedia menu MBG. Semuanya menipu Presiden. Mulai dari Ketua Badan Gizi Nasional sampai ke bawah,” ujarnya dalam video tersebut.
Ia menilai program MBG merupakan program utama Presiden yang sangat baik karena bertujuan memberi makan anak-anak sekolah. Namun, ia mempertanyakan kualitas menu yang beredar di sejumlah daerah.
“Menu MBG pisang satu biji, kelengkeng satu biji, sama roti. Masuk akal tidak? Harganya berapa itu?” katanya.
Laode Umar Bonte mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan jika ditemukan dugaan penggelembungan anggaran dalam penyediaan menu MBG.
“Saya pikir untuk melakukan penertiban dalam menu MBG ini, pihak kepolisian harus turun. Harus melakukan penangkapan terhadap mereka yang mark-up menu MBG. Ini harus dilakukan proses hukum. Tidak bisa didiamkan begini,” tegasnya.
Ia juga menyinggung laporan di media sosial terkait dugaan menu tidak layak konsumsi hingga kasus anak-anak yang mengalami keracunan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi memicu kemarahan publik.
“Kalau kita terus biarkan seperti ini, rakyat pasti marah nanti suatu saat,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, ia meminta Presiden segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pengelola MBG di Indonesia. Ia menyebut banyak konten di media sosial yang memperlihatkan ulasan dari orang tua maupun siswa mengenai kualitas menu MBG yang dinilai memalukan.
“Makan bergizi gratis, tapi menu yang disajikan pisang busuk, apel busuk, kelengkeng busuk. Program utama Presiden harus didukung dengan kualitas terbaik,” katanya.
Menurutnya, anggaran negara yang mencapai triliunan rupiah untuk program tersebut harus diimbangi dengan sistem pengelolaan yang profesional dan transparan, agar tidak menjadi bahan olok-olokan masyarakat.
“Program ini program mulia, program terbaik Presiden. Harus didukung dengan struktur pengelolaan menu MBG yang profesional,” pungkasnya.
Catatan Redaksi:
Pernyataan di atas merupakan isi video yang diunggah oleh Laode Umar Bonte di akun Instagram pribadinya pada 27 Februari 2026.

Tinggalkan Balasan