Respon Info. Com— Sepeda motor milik seorang guru di SMP Negeri 49 Makassar raib digondol maling saat diparkir di lingkungan sekolah, Sabtu siang, 7 Februari 2026. Aksi pencurian tersebut terjadi di kawasan sekolah yang berlokasi di Jalan Syekh Yusuf, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, saat kondisi sekolah dalam keadaan sepi.

Peristiwa pencurian ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) sekolah. Berdasarkan rekaman, kejadian berlangsung sekitar pukul 15.11 Wita, ketika aktivitas belajar mengajar telah usai.

Dalam video CCTV terlihat seorang pria datang seorang diri dengan berjalan kaki memasuki halaman sekolah. Pelaku tampak mengenakan helm, kaos hitam berlengan panjang, serta celana panjang yang digulung hingga selutut saat berada di area parkiran.

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku sempat memantau situasi sekitar dengan berpura-pura menelepon, seolah memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada orang di sekitar lokasi.

Setelah merasa situasi sepi, pelaku mendekati sepeda motor korban jenis Honda Genio yang terparkir bersebelahan dengan sepeda motor Yamaha NMAX berwarna putih. Tak butuh waktu lama, pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor tersebut.

Menariknya, sesaat sebelum meninggalkan lokasi, pelaku sempat meletakkan sebuah helm berwarna merah yang sebelumnya berada di atas motor korban.

Pengguna sepeda motor tersebut, Junaerah (36), mengatakan aksi pencurian berlangsung sangat cepat. Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi setelah dirinya bersama temannya, selaku pemilik motor, baru saja mengikuti kegiatan di luar sekolah.

“Setelah selesai kegiatan, kami kembali ke sekolah. Waktu itu suasana sekolah sudah sepi,” kata Junaerah.

Ia mengaku tidak menyadari bahwa kunci sepeda motor masih tertinggal di kendaraan saat diparkir.

“Nah, itu hari ketika saya sudah simpan motor, saya langsung masuk ke ruangan ini,” ujarnya sambil menunjuk ruangan. “Ruangan ini kedap suara, jadi beberapa menit saya masuk, saya lupa kalau kunci motornya belum saya ambil,” lanjut guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut.

Setelah selesai beraktivitas dan hendak pulang, pemilik motor baru menyadari kunci kendaraannya tidak ada.

“Pas mau keluar, dia bilang ‘mana kuncinya dinda?’ Saat pintu dibuka, ternyata nauzubillah motornya sudah hilang. Saya baru panik karena ternyata kunci motornya memang lupa diambil,” ungkap Junaerah.

Peristiwa pencurian itu telah dilaporkan ke Polsek Rappocini. Junaerah berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku dan menemukan sepeda motor yang dicuri.

“Sudah saya lapor ke Polsek. Saya berharap pelaku bisa segera ditangkap dan motor ditemukan, karena motor itu dipakai setiap hari untuk mengajar,” harapnya.

Sementara itu, Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Anggota masih sementara melakukan penyelidikan. Kita terus mendalami kasus ini dan semoga pelaku segera tertangkap,” ujar Ismail.