Respon Info.com –Angin kencang yang melanda Kota Makassar menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan merusak sejumlah bangunan usaha warga. Insiden tersebut terjadi di Jalan Ujung, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/2/2026).

Akibat peristiwa itu, dua bangunan warung kopi (warkop) serta satu unit gerobak bakso yang terparkir di pinggir jalan mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa pohon tumbang.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, pohon jenis trembesi dengan ketinggian belasan meter terlihat roboh secara tiba-tiba ke arah badan jalan setelah diterjang angin kencang. Kejadian tersebut sempat memicu kepanikan warga dan pengunjung warkop yang berada tepat di bawah pohon.

Sejumlah pengunjung tampak berhamburan menyelamatkan diri saat pohon mulai ambruk. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.

Batang utama pohon tumbang melintang di badan jalan dan sempat menutup sebagian ruas jalan, sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut terganggu. Selain itu, satu unit gerobak bakso yang terparkir di tepi jalan turut tertimpa batang pohon.

Sementara dahan dan ranting pohon menghantam dua bangunan warung kopi hingga menyebabkan bagian atap mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan sementara waktu.

Untuk menangani kejadian itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menurunkan tiga orang petugas ke lokasi. Petugas dilengkapi satu unit truk crane dan gergaji mesin untuk memotong serta mengevakuasi batang pohon yang tumbang.

Penjual bakso, Ibrahim (34), mengaku peristiwa tersebut terjadi sangat cepat. Saat kejadian, ia tengah berada di dalam warung kopi untuk memesan minuman sambil menunggu pembeli.

“Saya masih di dalam minum kopi, tiba-tiba pohon itu tumbang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, gerobak bakso miliknya mengalami kerusakan parah dan tidak dapat langsung digunakan kembali.

“Semua kaca hancur, mangkuk pecah, kuah bakso tumpah. Gerobak hancur semua,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, Ibrahim mengaku mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.

Hingga siang hari, petugas DLH masih melakukan pembersihan dan evakuasi pohon tumbang agar arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal dan aman dilalui pengguna jalan.