Respon.Info.com- Seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di wilayah Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, ditemukan meninggal dunia dalam sebuah peristiwa tragis yang mengguncang masyarakat setempat.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh tekanan emosional yang dialami korban terkait kondisi ekonomi keluarga. Korban diketahui berasal dari keluarga kurang mampu dan diasuh oleh neneknya, sementara sang ibu yang merupakan orang tua tunggal bekerja sebagai petani dan buruh serabutan untuk menghidupi lima orang anak.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum peristiwa itu terjadi, korban sempat menghabiskan waktu bersama ibunya. Pihak keluarga menemukan pesan tertulis yang ditujukan kepada sang ibu, berisi ungkapan perpisahan dan permintaan agar tidak bersedih.

Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut.

“Kami turut berduka dan sangat prihatin. Ini menjadi perhatian dan atensi kita bersama, terutama dalam memperkuat pendampingan sosial dan pendataan keluarga yang membutuhkan,” ujar Saifullah Yusuf saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan pentingnya memperbaiki dan memperkuat basis data Kementerian Sosial agar seluruh keluarga miskin dan miskin ekstrem dapat terjangkau oleh program perlindungan sosial pemerintah.

“Kita harus memastikan tidak ada keluarga miskin ekstrem yang tidak terdata. Data yang kuat menjadi kunci agar negara hadir memberi perlindungan, rehabilitasi, dan pemberdayaan,” jelasnya.

Gus Ipul juga mengajak pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan pendampingan psikososial, khususnya bagi anak-anak dari keluarga rentan.

“Ini sungguh menjadi keprihatinan kita bersama,” pungkasnya, dilansir dari Antara

Pihak berwenang setempat masih melakukan pendalaman serta koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan keluarga korban berjalan secara menyeluruh, baik dari sisi sosial maupun psikologis.

Catatan Redaksi

Berita ini disajikan untuk kepentingan informasi dan kepedulian sosial, bukan untuk menginspirasi tindakan serupa.
Bagi pembaca yang mengalami tekanan emosional atau membutuhkan bantuan kesehatan mental, disarankan untuk segera mencari dukungan dari tenaga profesional, layanan kesehatan terdekat, atau berbagi dengan orang terpercaya.