MAROS – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muslim Maros (UMMA) kembali melaksanakan program Kemahiran Mengajar Aplikasi Lapangan (KEMAL) tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa FKIP menjadi guru profesional dan adaptif di era digital.
Pembekalan KEMAL berlangsung pada Senin, 29 September 2025, di Perpustakaan Daerah Kabupaten Maros (PERPUSDA). Sebanyak 35 mahasiswa dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, dan Fisika resmi dilepas ke tujuh sekolah mitra untuk melaksanakan praktik mengajar selama dua bulan.
Dekan FKIP UMMA, Fitrawahyudi, dalam sambutannya menekankan pentingnya program KEMAL sebagai wadah penguatan karakter dan profesionalitas calon pendidik.
“KEMAL harus jadi ruang aktualisasi potensi diri. Pengetahuan dan pengalaman belajar selama tiga tahun di kampus menjadi bekal utama dalam pelaksanaan aplikasi mengajar ini,” ujarnya.
Tahun ini, KEMAL mengusung tema “Mengajar Kreatif, Berkolaborasi Digital, dan Membangun Generasi Z.” Tema tersebut diangkat agar peserta mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran serta menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Ketua Panitia, Kasmawati, menyebut bahwa peserta KEMAL dituntut untuk aktif berkolaborasi dengan sekolah dalam menemukan solusi pembelajaran yang sesuai kebutuhan siswa.
“Peserta KEMAL harus berkolaborasi dengan sekolah, mencari permasalahan mengajar siswa, dan menemukan solusi adaptif sesuai kebutuhan mereka,” terangnya.
Dalam pembekalan, materi “Deep Learning dan Penerapannya dalam Pengajaran Kreatif” dibawakan oleh Khaerani, S.Pd., M.Pd. Ia menekankan pentingnya analisis gaya belajar siswa menggunakan pendekatan berbasis data dan kecerdasan buatan agar calon guru mampu merancang pembelajaran yang lebih personal dan kreatif.
Setelah pembekalan, para peserta secara resmi dilepas untuk melaksanakan praktek pengajaran selama dua bulan efektif di sekolah-sekolah mitra yang tersebar di Kabupaten Maros.

Tinggalkan Balasan