PANGKEP – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peristiwa itu melibatkan lima kendaraan, terdiri dari dua unit truk, dua sepeda motor, dan satu minibus. Akibatnya, dua orang mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan medis di RSUD Batara Siang Pangkep.
Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Adnan Leppang, membenarkan insiden tersebut.
“Benar telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 5 unit kendaraan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (9/9/2025).
Kronologi Kecelakaan
Insiden itu terjadi di perempatan lampu merah Bungoro, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Senin (8/9) sekitar pukul 23.30 WITA.
Adnan menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk dengan nomor polisi DD 8025 UC yang dikemudikan lelaki berinisial TJ (28) melaju dari arah Pangkep menuju Barru. Sesampainya di lokasi, truk tersebut menabrak dua motor yang sedang berhenti di lampu merah, kemudian menghantam truk lain, hingga akhirnya menabrak sebuah minibus.
“Sebuah truk bergerak dari arah selatan ke utara atau dari arah Makassar ke Barru menabrak 2 sepeda motor dan sebuah truk lain yang singgah karena lampu merah sedang menyala. Truk kemudian terdorong ke depan dan menabrak mobil lain, sebuah minibus,” jelas Adnan.
Korban Luka-Luka
Akibat kejadian itu, sopir truk TJ dan seorang pengendara motor dengan nomor polisi DD 5874 EZ berinisial MZ (31) mengalami luka serius.
Keduanya sempat mendapat perawatan di Puskesmas Bungoro sebelum dirujuk ke RSUD Batara Siang Pangkep.
“Sopir mengalami luka di kaki, sementara salah satu pengendara sepeda motor luka di bagian kaki dan wajah karena terseret,” tambah Adnan.
Dugaan Rem Blong
Polisi menduga penyebab kecelakaan karena rem truk blong.
“Dugaan awal karena rem blong. Untuk memastikan itu kita akan dalami,” tegasnya.
Kini, kelima kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mapolres Pangkep. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan tersebut.
“Kasus kecelakaan ini sedang dalam penyelidikan. Semua kendaraan sudah kita amankan di Mapolres Pangkep,” pungkas Adnan.

Tinggalkan Balasan