Pangkep,responcom.id – Langkah tegas tanpa pandang bulu diambil Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kiwal Garuda Hitam Kabupaten Pangkep. Menyikapi adanya oknum kadernya yang terseret kasus dugaan narkotika di Satresnarkoba Polres Pangkep, organisasi kemasyarakatan ini resmi menjatuhkan sanksi pemecatan seketika.
Ketua Kiwal Garuda Hitam MPC Pangkep, Sahid Makkiade, S.H., M.H., menegaskan bahwa tindakan nekat oknum tersebut merupakan murni pelanggaran personal dan sama sekali tidak merepresentasikan marwah maupun kebijakan organisasi.
”Organisasi Kiwal Garuda Hitam didirikan untuk gerakan sosial dan kemaslahatan masyarakat. Tindakan oknum yang tertangkap tangan membawa narkotika merupakan pelanggaran berat secara personal dan tidak ada kaitannya dengan nama baik organisasi,” tegas Sahid dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2026).
Praktisi hukum yang memimpin Kiwal Pangkep ini menekankan bahwa urusan penyalahgunaan barang haram tersebut merupakan garis merah dengan prinsip zero tolerance. Siapa pun anggota yang menabrak aturan hukum tersebut secara otomatis kehilangan hak perlindungan kelembagaan.
Guna memastikan proses hukum berjalan murni di kepolisian tanpa beban kelembagaan, organisasi mengambil langkah cepat memecat oknum bersangkutan dari keanggotaan.
”Atas dasar bukti hukum awal yang jelas, organisasi mengambil langkah tegas berupa pemberhentian atau penonaktifan seketika terhadap oknum yang bersangkutan,” ungkap Sahid.
Pihaknya juga menyatakan mendukung penuh langkah Satresnarkoba Polres Pangkep untuk mengusut tuntas penanganan kasus ini secara transparan dan berkeadilan.
Menutup keterangannya, Sahid memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran pengurus dan kader Kiwal di Kabupaten Pangkep agar menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi total dan pelajaran berharga.
”Seragam hitam yang kita pakai adalah simbol kehormatan dan perjuangan sosial, bukan untuk gagah-gagahan apalagi melanggar hukum. Satu ranting yang rapuh dan patah tidak akan menggoyahkan kokohnya pohon perjuangan Kiwal Garuda Hitam di Pangkep,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan