Pangkep,responcom.id – Menghadapi kerasnya dunia kerja tak cukup hanya berbekal teori di dalam kelas. Menjawab tantangan tersebut, PT Semen Tonasa kembali membuka pintu industrinya untuk menggembleng 82 talenta muda lewat Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2.
Selama enam bulan ke depan, puluhan peserta ini akan diterjunkan langsung untuk menyerap ilmu dan pengalaman praktis di berbagai unit kerja strategis PT Semen Tonasa.
Penyambutan puluhan peserta magang ini berlangsung hangat di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Senin (21/9/2026).
Mereka diterima secara resmi oleh Direktur Keuangan PT Semen Tonasa, Sulaiha Muhyiddin, bersama General Manager Human Capital, Muh. Akhdharisa. Nantinya, ke-82 peserta akan disebar ke sejumlah unit kerja yang disesuaikan dengan latar belakang keilmuan masing-masing.
Dalam arahannya, Sulaiha Muhyiddin menegaskan bahwa masa magang ini adalah momentum emas bagi peserta untuk menyelami budaya kerja dan ritme bisnis industri berskala besar.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya. Tunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, serta kemampuan beradaptasi selama berada di lingkungan kerja,” pesan Sulaiha.
Ia juga mewanti-wanti agar program ini tidak sekadar dianggap sebagai ajang menggugurkan kewajiban kampus atau sekolah. Lebih dari itu, magang adalah kawah candradimuka untuk membentuk karakter profesional sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja.
“Bangun komunikasi yang baik dengan mentor dan rekan kerja, aktif bertanya, serta tunjukkan semangat untuk terus belajar,” tegasnya memotivasi peserta.
Di tempat yang sama, GM Human Capital PT Semen Tonasa, Muh. Akhdharisa, memastikan pihak perusahaan tak akan melepas peserta begitu saja. Semen Tonasa telah menyiapkan pendampingan penuh dari para mentor berpengalaman.
Menurut Akhdharisa, penempatan di unit kerja yang spesifik dirancang agar peserta mendapat sentuhan pengalaman praktis yang linier dengan bidang keilmuan mereka.
Kolaborasi antara Semen Tonasa dan Kemnaker ini diharapkan menjadi sinergi berkelanjutan yang efektif dalam mencetak generasi muda yang kompeten, berdaya saing, dan siap pakai di dunia industri.

Tinggalkan Balasan