Makassar,respincom.id- Acara komedi Caccarita di Kota Makassar diwarnai polemik setelah grup komedi Agak Laen mengungkap adanya kewajiban administrasi dari pihak penyelenggara yang belum diselesaikan setelah mereka tampil.
Acara yang digelar pada Sabtu (22/8/2026) tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah muncul informasi mengenai dugaan persoalan pembayaran kepada sejumlah pengisi acara.
Kabar tersebut mencuat melalui unggahan akun media sosial @sosmedmakassar yang menyinggung dugaan kelalaian pihak penyelenggara. Informasi itu kemudian mendapat penegasan dari Agak Laen melalui akun Instagram @podcast.agak.laen.
Dalam pernyataan resminya, Agak Laen menyebut pihak panitia belum menyelesaikan kewajiban administrasi kepada manajemen mereka hingga penampilan selesai.
“Hingga kami selesai melaksanakan penampilan, pihak panitia belum menyelesaikan kewajiban administrasi kepada pihak kami,” tulis pihak Agak Laen dalam pernyataannya, Sabtu (22/8/2026).
Meski persoalan administrasi belum dituntaskan, personel Agak Laen tetap memilih menjalankan kewajibannya sebagai pengisi acara.
Mereka tetap tampil di atas panggung hingga acara selesai demi memenuhi komitmen kepada para penonton dan penggemarnya di Makassar yang dikenal dengan sebutan “Pasukan”.
Pihak Agak Laen menyebut keputusan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab profesional kepada penggemar yang telah hadir.
“Penampilan tersebut murni merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen kami kepada Pasukan di Makassar,” tegas pihak Agak Laen.
Mereka juga berharap persoalan serupa tidak kembali terjadi dalam penyelenggaraan acara berikutnya.
Di tengah polemik tersebut, komunitas Standupindo Makassar turut memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.
Melalui akun @standupindomakassar, komunitas tersebut menegaskan bahwa keterlibatan mereka dalam acara Caccarita hanya sebagai talent atau pengisi acara profesional berdasarkan kesepakatan kerja sama.
Standupindo Makassar membantah anggapan bahwa komunitas tersebut merupakan bagian dari kepanitiaan atau memiliki tanggung jawab terhadap teknis penyelenggaraan acara.
“Kami tidak memiliki keterikatan struktural maupun tanggung jawab atas manajemen dan pelaksanaan teknis acara tersebut,” demikian pernyataan Standupindo Makassar.
Komunitas tersebut juga menegaskan bahwa persoalan terkait tiket maupun administrasi penyelenggaraan merupakan kewenangan pihak penyelenggara Caccarita.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak Event Organizer (EO) Caccarita mengenai polemik pembayaran fee kepada pengisi acara.

Tinggalkan Balasan