Responcom.id – Sebanyak 114 kafilah dari 38 provinsi dan 76 kementerian/lembaga siap berangkat dan telah dijadwalkan tiba di Sulawesi Selatan pada 21–23 Agustus 2026 untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 yang digelar di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), 23–30 Agustus 2026.

Technical Meeting (TM) MTQ VIII KORPRI yang digelar Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (14/8/2026), memastikan seluruh kontingen dari Sabang sampai Merauke sudah selesai seleksi dan memasuki tahap keberangkatan. Dengan jumlah sekitar 1.200 peserta dan 426 official, partisipasi tahun ini disebut sebagai salah satu capaian tertinggi dalam sejarah MTQ KORPRI.

“Technical Meeting ini penting untuk memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap ketentuan pelaksanaan, sehingga MTQ dapat berlangsung tertib, transparan, profesional, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Ketua Panitia Pusat MTQ VIII KORPRI Dr. Rahman Hadi, M.Si.

Kontingen dari Seluruh Indonesia Sudah Jalani Seleksi dan Training Center

Seleksi kafilah tingkat provinsi telah rampung digelar di hampir seluruh daerah sejak Juni 2026, menyusul kemudian seleksi di lingkungan kementerian dan lembaga. Provinsi Sulawesi Barat membuka seleksi virtual di bawah arahan Sekda Junda Maulana awal Juli, sementara Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan menjejalkan peserta terbaiknya ke training center (TC) jelang keberangkatan.

Di tingkat kementerian, Kemenkes resmi mengumumkan daftar pemenang seleksi final kafilahnya pada akhir Juli, dan Kemendikdasmen menargetkan raihan 11 medali dari kontingen ASN pendidikannya. Di Papua Barat, 20 peserta dilepas langsung oleh Asisten III Setda Otto Parorongan pada 10 Agustus 2026 dan dijadwalkan menjalani TC lanjutan di Makassar setelah tiba.

“Keberangkatan menuju Makassar dilaksanakan pada 22 Agustus 2026, kafilah berangkat langsung dari lokasi TC menuju Makassar,” demikian informasi keberangkatan yang dirilis sejumlah panitia daerah provinsi.

Makassar-Pangkep Sambut dengan Penjemputan di Bandara Sultan Hasanuddin

Sebagai tuan rumah, Sulsel memastikan pelayanan maksimal untuk para kafilah. Ketua Panitia Daerah Drs. H. Muhammad Saleh, M.Si., menjelaskan panitia menyiapkan penjemputan di Bandara Sultan Hasanuddin, registrasi ulang di Asrama Haji Sudiang, serta akomodasi dan transportasi selama kafilah berada di Sulsel. Petugas pendamping untuk setiap kontingen lengkap dengan contact person juga telah ditunjuk.

“Kami siap menerima dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah. Semoga pelaksanaan MTQ VIII KORPRI di Makassar dan Pangkep dapat berlangsung sukses dan lancar,” ujar Saleh.

Rangkaian acara dimulai dengan Malam Ta’aruf pada 23 Agustus di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, disusul Pawai Ta’aruf, pameran/bazar, dan Pembukaan MTQ pada 24 Agustus di Kota Makassar dengan usulan lokasi Lapangan Karebosi.

Pembukaan direncanakan dihadiri pejabat negara  Presiden Prabowo Subianto atau Wakil Presiden Gibran Rakabuming Rase, meski belum ada kepastian resmi.

Pangkep Jadi Panggung Penutupan, Warga Diharapkan Untung Ekonomi

Pelaksanaan lomba berlangsung 25–27 Agustus di berbagai venue Makassar (kawasan Karebosi dan Asrama Haji) serta Pangkep, babak final digelar 28 Agustus, dan puncak penutupan dijadwalkan di Alun-Alun Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkep.

Kehadiran ribuan peserta ini diharapkan menggerakkan ekonomi lokal di kedua daerah tuan rumah. Sekretaris Daerah Pangkep Suriani menyatakan apresiasi atas kepercayaan menjadi lokasi penutupan dan memproyeksikan dampak positif bagi sektor perhotelan, transportasi, hingga pelaku UMKM setempat.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut perhelatan ini sekaligus peluang memperkuat citra Makassar sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).