Gowa,responcom.id – Arus digitalisasi yang melesat menuntut institusi pendidikan untuk beradaptasi dengan cepat. Merespons tantangan tersebut, tim dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) turun tangan melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat di UPT SMKN 2 Gowa, Selasa (21/7/2026).
Fokus utama dari kegiatan strategis ini adalah memperkuat kompetensi digital para pahlawan tanpa tanda jasa beserta anak didiknya. Peserta dibekali keterampilan terkini, mulai dari inovasi perangkat pembelajaran, pengenalan Kecerdasan Artifisial (AI), literasi digital, hingga krusialnya perlindungan data pribadi di ruang siber.
Program komprehensif ini dikawal langsung oleh empat akademisi UNM, yakni Dr. Sanatang, S.Pd., M.T., Dr. Ir. Ridwan Daud Mahande, S.Pd., M.Pd., Shabrina Syntha Dewi, S.Pd., M.Pd., dan Ir. Wahyu Hidayat M., S.Pd., M.Pd., bersama anggota tim ahli mereka masing-masing.
Pihak UNM membagi pelatihan ke dalam empat pilar utama. Pertama, pengembangan perangkat pembelajaran mendalam (deep learning). Kedua, pelatihan pemikiran komputasional (computational thinking) berbasis AI. Ketiga, peningkatan literasi digital guru untuk mendukung kesejahteraan di lingkungan sekolah (school wellbeing). Keempat, literasi perlindungan data pribadi khusus bagi para siswa.
“Program ini sangat bermanfaat karena tidak hanya meningkatkan kapasitas guru dalam menyusun perangkat pembelajaran dan memanfaatkan teknologi, tetapi juga membekali siswa dengan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi,” ujar Kepala UPT SMKN 2 Gowa, H. Alim Bachri, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi.
Ia menilai, muatan materi yang dibawakan sangat relevan dengan kebutuhan sekolah kejuruan dalam menjawab tantangan kompetensi di era industri 4.0.
Pantauan di lokasi, kegiatan yang dikemas melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga praktik langsung ini memantik antusiasme tinggi. Para guru dan siswa diajak langsung mencoba berbagai perangkat lunak dan metode inovatif yang diperkenalkan oleh tim pengabdian.
Bagi siswa, edukasi perlindungan data pribadi menjadi salah satu materi primadona. Mereka diedukasi agar tidak mudah membagikan informasi sensitif di media sosial yang rentan disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab (kejahatan siber).
Melalui pengabdian ini, Universitas Negeri Makassar berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan sekolah-sekolah di Sulawesi Selatan. Kolaborasi akademik ini diharapkan tidak berhenti pada tataran pelatihan, melainkan terus berlanjut guna melahirkan inovasi pembelajaran yang adaptif, serta menciptakan ekosistem sekolah yang aman, sehat, dan berdaya saing di level global.

Tinggalkan Balasan