Responinfo.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mulai bergerak mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah (Kepsek) di tingkat SMA/SMK sederajat. Sebanyak 114 nama bakal calon kepala sekolah telah diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI untuk menjalani proses selanjutnya.

Usulan tersebut merupakan bagian dari langkah penataan dan penguatan manajemen pendidikan di Sulawesi Selatan, khususnya pada sekolah-sekolah yang saat ini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Mustakim, mengatakan pengajuan nama-nama calon Kepsek itu telah resmi masuk ke BKN dan kini tinggal menunggu tahapan berikutnya.

“Belum ada pastinya, karena baru pengajuan di BKN,” ungkap Mustakim kepada Herald Sulsel, Rabu (18/2/2026).

Meski demikian, ia memastikan seluruh proses masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Sementara proses,” tambahnya singkat.

Sebelumnya, sebanyak 551 bakal calon kepala sekolah se-Sulsel telah mengikuti seleksi Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara yang dimulai pada 23 Januari 2026. Seleksi tersebut menjadi bagian dari tahapan penyaringan sebelum nama-nama calon diusulkan ke gubernur.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai regulasi.

“Setelah CAT dilakukan evaluasi oleh tim pertimbangan bakal calon Kepsek, lalu ditentukan siapa yang akan lanjut ke tahapan berikutnya, termasuk wawancara. Setelah wawancara, hasilnya kami usulkan ke Bapak Gubernur untuk ditelaah, apakah seluruh proses sudah sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,” ujar Iqbal kepada Herald Sulsel, Selasa (20/1/2026).

Iqbal menjelaskan, gubernur akan melakukan pertimbangan sebelum menetapkan nama-nama calon kepala sekolah yang nantinya diunggah ke akun resmi BKN sebagai bagian dari proses administrasi kepegawaian.

Ia juga menegaskan bahwa pengisian jabatan difokuskan pada sekolah-sekolah yang saat ini masih dipimpin oleh Plt.

“Yang kita dorong untuk segera diisi adalah sekolah-sekolah yang saat ini masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt),” tegasnya.

Dengan diusulkannya 114 nama calon kepala sekolah ke BKN, Pemprov Sulsel berharap kekosongan jabatan definitif di sejumlah SMA/SMK dapat segera terisi demi meningkatkan tata kelola dan mutu pendidikan di daerah.